Senin, 15 April 2013

CVR Lion Air Berhasil Ditemukan

Mukhammad Fakhir Rizal | 15.42 | 3 Comments so far
CVR Lion Air Berhasil Ditemukan - Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air yang jatuh di laut Bali dekat Bandara Ngurah Rai berhasil ditemukan. Sesuai dengan target tim evakuasi, CVR berhasil ditemukan oleh 5 penyelam pada Senin sore, 15 April 2013.
Sama seperti perlakuan terhadap Flight Data Recorder (FDR), CVR juga akan diserahkan kepada pihak Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Dengan demikian, lengkap sudah dua kotak hitam yang menjadi bahan KNKT untuk melakukan investigasi.
Menurut General Manajer Angkasa Pura I Ngurah Rai, Purwanto, evakuasi awal ini tidak mudah. Saat penyelam berada di dalam air, air laut mengalami arus pasang. Sinar matahari sudah mulai redup sehingga keadaan di bawah laut mulai tidak jelas. Gelombang air laut juga meninggi. Penyelaman dimulai dari jam 15.00 hingga 17.00 WITA.
Setelah menemukan tumpuan buntut pesawat yang berada di bawah badan pesawat, posisi CVR agak sulit diselamatkan, dan ini sudah diprediksikan sejak dalam perencanaan. "Buntut pesawat dilubangi untuk mengambil CVR-nya," ujar Purwanto yang juga menjadi Ketua Emergency Operation Centre, Senin, 15 April 2013.
Setelah mengamankan CVR, tim evakuasi juga telah memindahkan potongan buntut pesawat ke darat. Evakuasi potongan terkecil ini dilakukan melalui jalur darat dengan menggunakan crane. Evakuasi berikutnya adalah memindahkan seluruh badan pesawat yang masih terendam air. Sebelum dipindahkan, badan pesawat tersebut akan dipotong menjadi beberapa bagian untuk memudahkan pemindahan.
Seluruh bagian pesawat nantinya akan dipindahkan ke area Angkasa Pura yang masih berada di kawasan bandara. Disamping menyusun skenario pemindahan di jalur darat, Purwanto mengatakan, pihaknya juga menyiapkan strategi kedua yakni pemindahan melalui jalur laut.
Evakuasi dengan cara ini akan dilakukan pada Selasa dinihari, 16 April 2013, pukul 01.30-05.00 WITA. Pada waktu ini, tidak ada jadwal penerbangan karena lalu lintas berisiko terganggu dengan aktivitas crane yang memiliki tinggi hingga 20 meter.
Di jalur tersebut, potongan pesawat akan diangkat dengan balon udara. Segala peralatan untuk balon udara ini telah disiapkan oleh TNI AL. Proses evakuasi ditargetkan rampung dalam 2 hingga 3 hari ke depan.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com/cvr-lion-air-berhasil-ditemukan-155431990--finance.html
Read more ...

Minggu, 14 April 2013

Ghozali, Pilot Senior Lion Air yang Jatuh di Bali

Mukhammad Fakhir Rizal | 03.52 | Be the first to comment!

Ghozali, Pilot Senior Lion Air yang Jatuh di BaliPesawat Lion Air yang mengalami kecelakan di Bandara Ngurah Rai, Bali pada sore tadi sekitar 15.10 WITA diterbangkan oleh pilot senior.  "Di Lion Air beliau cukup senior," kata Ketua Asosiasi Pilot Indonesia Hasfrinsyah saat dihubungi Tempo.

Pesawat nahas yang nyemplung ke laut karena gagal mendarat itu diterbangkan oleh Ghozali. Hasfriansyah mengaku tidak terlalu mengenal sosok pilot yang mempunyai jam terbang lebih dari 10 ribu jam tersebut. "Hanya tahu saja," kata dia.
Pesawat Lion Air rute penerbangan Bandung-Denpasar kecelakaan di sisi landasan pacu (runway) Bandara Ngurah Rai, Bali. Pesawat jenis Boeing 737-800 itu dijadwalkan tiba di Ngurah Rai pukul 15.16 WITA. Namun pesawat gagal mendarat pada 15.10 WITA. Pesawat tak mendarat di landasan pacu, tetapi di laut.
Pesawat dengan nomor registrasi PK-LKS membawa 101 penumpang, terdiri atas 95 penumpang dewasa, 5 anak, dan seorang bayi. Pesawat juga membawa tujuh awak pesawat. Saat ini semua penumpang dalam keadaan selamat. Pesawat Boeing 737-800 NG itu baru diterima maskapai pada Maret silam sebelum beroperasi
Sebelum diterbangkan ke Denpasar, pesawat tersebut sebelumnya terbang untuk rute Palu-Banjarmasin dan Banjarmasin-Bandung. Pihak Lion Air menyatakan pesawat bisa dioperasikan hingga 24 jam.


Read more ...

Kronologi Kecelakaan Pesawat Lion Air dari Saksi

Mukhammad Fakhir Rizal | 03.48 | Be the first to comment!

Kronologi Kecelakaan Pesawat Lion Air dari Saksi Salah seorang saksi kejadian kecelakaan pesawat Lion Air di Bandara Ngurah Rai, Bali, Supang, mengataklan bahwa dia melihat pesawat pesawat nahas itu gagal mencapai landasan pacu. "Hanya menyentuh ujung wilayah landasan saja," kata Supang Sabtu, 13 April 2013.

Supang menyatakan tidak terdengar suara ledakan saat pesawat itu mendarat di perairan Bali. "Hanya jatuh saja, tidak terdengar ada ledakan atau terlihat kebakaran. Tapi ekor pesawat memang patah," katanya.
Pesawat Lion Air dengan rute penerbangan Bandung-Denpasar mengalami kecelakaan di sisi landasan pacu (runway) Bandara Ngurah Rai, Bali. Pesawat jenis Boeing 737-800 itu dijadwalkan tiba di Ngurah Rai pukul 15.16 WITA. Namun pesawat mengalami kecelakaan pada 15.10 WITA. Saat ini, pesawat yang mengalami kecelakaan di ujung runway bandara itu masih menjalani proses evakuasi.
Pesawat dengan nomor registrasi PK-LKS membawa 101 penumpang, terdiri atas 95 penumpang dewasa, 5 anak, dan seorang bayi. Pesawat juga membawa tujuh awak pesawat. Saat ini semua penumpang dalam keadaan selamat. Pesawat Boeing 737-800 NG itu baru diterima maskapai pada Maret silam sebelum beroperasi.

Read more ...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search